Artikel Kesehatan
kasrs

hotline

RS Syarif Hidayatullah - Leukemia atau kanker darah merupakan jenis kanker yang paling sering dijumpai pada anak-anak. Kondisi ini terjadi ketika sumsum tulang memproduksi sel darah putih (leukosit) secara berlebihan dalam bentuk yang abnormal dan belum matang. Sel-sel abnormal ini kemudian menekan produksi sel darah sehat lainnya, seperti sel darah merah, trombosit, dan sel darah putih normal.

Pada tahap awal, gejala leukemia pada anak sering kali sulit dikenali karena bentuknya yang menyerupai penyakit infeksi anak harian (seperti flu, demam biasa, atau kelelahan akibat bermain). Mengabaikan tanda-tanda awal ini dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, kesadaran orang tua untuk mengenali gejala klinis sejak dini sangat krusial agar pengobatan medis dapat dilakukan secepat mungkin. Rumah Sakit Syarif Hidayatullah berkomitmen memberikan panduan edukasi dan pelayanan kesehatan anak yang komprehensif.

LEUKIMIA PADA ANAKLeukemia pada Anak dan Konsultasi Tumbuh Kembang di Poli Anak (Foto: Dok. RS Syarif Hidayatullah)

I. Gejala Leukemia pada Anak yang Sering Diabaikan

Kerusakan produksi sel darah di dalam sumsum tulang menimbulkan berbagai gejala fisik pada anak. Berikut adalah beberapa tanda yang wajib diwaspadai orang tua:

  • Pucat dan Lemas Berkelanjutan (Anemia): Anak tampak lesu, cepat lelah saat bermain, serta kulit, bibir, dan kelopak mata bagian dalam terlihat pucat akibat penurunan jumlah sel darah merah (eritrosit).
  • Demam Naik-Turun Tanpa Sebab Jelas: Demam sering berulang atau berlangsung lama tanpa respon membaik meski sudah diberi obat penurun panas. Hal ini terjadi akibat kekurangan sel darah putih normal yang berfungsi melawan infeksi.
  • Mudah Memar dan Perdarahan Spontan: Sering muncul memar atau lebam kebiruan pada kulit tanpa riwayat benturan keras, sering mimisan, gusi berdarah, atau timbul bintik-bintik merah kecil (petechiae) akibat penurunan jumlah trombosit secara drastis.
  • Nyeri Tulang dan Sendi: Anak sering mengeluhkan sakit pada area kaki, paha, atau punggung, bahkan sampai menangis atau menolak untuk berjalan. Nyeri ini timbul akibat penumpukan sel-sel leukemia yang memadati rongga sumsum tulang.
  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening dan Organ Dalam: Muncul benjolan yang tidak sakit di area leher, ketiak, atau selangkangan. Selain itu, penumpukan sel abnormal dapat menyebabkan pembesaran organ hati dan limpa (hepatosplenomegali), sehingga perut anak tampak membuncit atau membesar.
  • Penurunan Berat Badan dan Hilang Nafsu Makan: Anak enggan makan, berat badan merosot secara signifikan, dan sering mengeluhkan rasa tidak nyaman atau begah pada perut.

 

II. Jenis Leukemia yang Sering Menyerang Anak

Berdasarkan kecepatan perkembangannya, jenis leukemia pada anak umumnya terbagi menjadi dua kategori utama:

  • Leukemia Limfoblastik Akut (LLA / ALL): Jenis leukemia paling umum pada anak-anak (mencapai sekitar 75-80% dari total kasus). Kanker ini berkembang sangat cepat dan membutuhkan penanganan medis segera.
  • Leukemia Mieloid Akut (LMA / AML): Jenis leukemia yang berasal dari sel-sel mieloid. Kanker ini lebih jarang terjadi dibandingkan LLA, namun perkembangannya juga tergolong cepat.

 

III. Pentingnya Deteksi Dini dan Penanganan Medis

Jika anak menunjukkan kombinasi dari beberapa gejala di atas, orang tua sangat disarankan untuk tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan. Dokter akan melakukan serangkaian evaluasi diagnostik, antara lain:

  • Pemeriksaan Darah Lengkap: Untuk mengevaluasi jumlah hemoglobin, trombosit, serta hitung jenis sel darah putih (leukosit).
  • Aspirasi dan Biopsi Sumsum Tulang (Bone Marrow Aspiration): Prosedur pengambilan sampel cairan dan jaringan sumsum tulang untuk memastikan diagnosis keberadaan sel kanker (blast).
  • Pemeriksaan Penunjang Lainnya: Seperti tes fungsi organ, foto rontgen dada, dan pemeriksaan laboratorium pendukung.

 

Kesimpulan

Mengetahui dan mewaspadai gejala awal leukemia pada anak dapat menyelamatkan jiwa. Semakin cepat diagnosis ditegakkan, semakin tinggi tingkat keberhasilan terapi serta peluang kesembuhan buah hati Anda.

Jika buah hati Anda mengalami demam berulang tanpa pemicu jelas, tampak pucat, sering memar, atau sering mengeluh nyeri tulang, segera periksakan kondisinya ke Poli Anak Rumah Sakit Syarif Hidayatullah. Didukung oleh tim dokter spesialis anak yang berpengalaman serta fasilitas pemeriksaan laboratorium klinis yang lengkap, kami siap memberikan penanganan medis yang tepat dan terpercaya untuk tumbuh kembang sehat buah hati Anda!

 

Referensi:
Eka Hospital. (n.d.). Waspada leukemia, jenis kanker terbanyak pada anak-anak. https://www.ekahospital.com/better-healths/waspada-leukemia-jenis-kanker-terbanyak-pada-anakanak
Halodoc. (2026). Kenali ciri-ciri leukemia pada anak yang perlu diwaspadai. Ditinjau secara medis oleh Redaksi Halodoc. https://www.halodoc.com/artikel/kenali-ciri-ciri-leukimia-pada-anak-yang-perlu-diwaspadai
Mitra Keluarga. (2026). Leukemia: Gejala, penyebab, dan pengobatannya. Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Mitra Keluarga. https://www.mitrakeluarga.com/artikel/leukemia